Kopi Lanang (Peaberry) Green Beans merupakan biji kopi Arabika langka yang hanya memiliki satu biji utuh di dalam buah kopi. Berasal dari dataran tinggi Aceh, kopi ini memiliki bentuk bulat khas dengan karakter rasa fruity, orange, dan dark chocolate, aroma nutty dengan sentuhan rempah, serta body medium hingga full-bodied. Diproses secara semi-wash dengan cupping score 84+.
Rp213.000
Kopi Lanang, yang dikenal secara internasional sebagai Kopi Peaberry, merupakan biji kopi dengan bentuk yang berbeda dari biji kopi pada umumnya.
Jika biasanya satu buah kopi menghasilkan dua biji yang berbentuk pipih dan saling berhadapan, pada kopi Lanang hanya berkembang satu biji utuh di dalam buah kopi. Kondisi alami tersebut menghasilkan biji dengan bentuk lebih bulat, padat, dan kompak.
Karena kemunculannya relatif terbatas, Kopi Lanang sering dipisahkan dari biji kopi biasa dan dipasarkan sebagai produk khusus. Pada produk ini, biji Kopi Lanang berasal dari Arabika yang dibudidayakan di dataran tinggi Aceh.
Kopi ini memiliki cupping score 84+ dengan karakter rasa fruity, orange, dan dark chocolate, dilengkapi aroma nutty dan sentuhan rempah.
Kopi Lanang adalah peaberry, yaitu biji kopi tunggal yang berkembang di dalam satu buah kopi.
Biji kopi normal biasanya terdiri dari dua keping biji yang berbentuk pipih. Sementara itu, peaberry hanya memiliki satu biji yang berkembang secara utuh sehingga bentuknya cenderung lebih bulat atau oval.
Kondisi tersebut terjadi secara alami dan bukan merupakan hasil rekayasa. Karena jumlahnya lebih sedikit dibandingkan biji kopi biasa, biji peaberry biasanya perlu melalui proses penyortiran tersendiri untuk dipisahkan dari hasil panen lainnya.
Salah satu daya tarik utama Kopi Lanang adalah bentuknya yang relatif jarang ditemukan.
Secara umum, peaberry dapat ditemukan dalam sebagian kecil dari hasil panen kopi. Pada produk ini, data produksi mencantumkan kisaran 5–7% dari total panen.
Kelangkaan tersebut membuat biji peaberry menjadi salah satu produk yang menarik bagi roaster dan penikmat kopi yang ingin mengeksplorasi karakter biji dengan bentuk berbeda.
Namun, bentuk peaberry sendiri tidak otomatis menjamin kualitas rasa yang lebih tinggi. Kualitas akhir tetap dipengaruhi oleh varietas, origin, tingkat kematangan, pengolahan, penyimpanan, roasting, dan proses penyeduhan.
Kopi Lanang memiliki profil rasa yang cukup kompleks dengan perpaduan karakter fruity dan cokelat.
Karakteristik sensoriknya meliputi:
Karakter fruity dan orange memberikan kesan rasa yang lebih cerah, sementara dark chocolate memberikan kedalaman pada seduhan. Aroma nutty dan rempah melengkapi profil keseluruhan kopi.
Kopi Lanang ini berasal dari wilayah Aceh, termasuk kawasan produksi seperti Takengon, Bener Meriah, Angkup, Sukarame, Bies, Jagung, Sabun, dan Pondokbaru.
Kopi dibudidayakan pada ketinggian sekitar 1.200–1.700 mdpl, dengan kondisi tanah vulkanik yang subur dan kaya mineral.
Kondisi geografis tersebut menjadi bagian dari lingkungan pertumbuhan Arabika dan turut berkontribusi terhadap karakter kopi yang dihasilkan.
Kopi Lanang Green Beans ini diproses menggunakan metode semi-wash.
Dalam pengolahan kopi, metode semi-wash menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi karakter akhir green beans setelah melalui proses roasting.
Pada produk ini, proses semi-wash dipadukan dengan karakter alami peaberry serta profil rasa fruity, orange, dark chocolate, nutty, dan rempah.
Sebagai green beans Arabika dengan bentuk peaberry, Kopi Lanang dapat menjadi pilihan menarik untuk roaster yang ingin melakukan eksplorasi terhadap biji dengan karakter fisik berbeda.
Bentuk biji yang lebih bulat dan padat perlu diperhatikan ketika menentukan profil roasting. Karena itu, sample roasting sangat disarankan sebelum menentukan profil produksi dalam jumlah lebih besar.
Roaster dapat melakukan cupping setelah roasting untuk mengevaluasi perkembangan acidity, sweetness, body, aroma, dan karakter rasa yang muncul.
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Nama Produk | Kopi Lanang (Peaberry) Green Beans |
| Jenis | Arabika |
| Origin | Aceh, Indonesia |
| Area Produksi | Takengon, Bener Meriah dan sekitarnya |
| Ketinggian | 1.200–1.700 mdpl |
| Bentuk Biji | Bulat utuh / Peaberry |
| Screen | 13–19 |
| Moisture | Maks. 13% |
| Triase | 6% |
| Defect Value | 8–11 |
| Cupping Score | 84+ |
| Aroma | Fresh Nutty, Rempah |
| Flavor | Fruity, Orange, Dark Chocolate |
| Acidity | Cerah & terstruktur |
| Body | Medium – Full |
| Processing | Semi-Wash |
| Ukuran Lot | 200 |
| Ukuran Karung | 60 kg |
| Kemasan | Liner GrainPro |
| Sertifikasi | Fair Trade, Organik, USDA, Rainforest Alliance, Halal |