Kopi Past Crop Green Beans merupakan biji kopi hijau yang telah melewati periode penyimpanan optimal. Berasal dari dataran tinggi Batak dan Gayo, kopi ini memiliki karakter earthy, chocolate, dan nutty, dengan body full/thick dan kadar air maksimal 13%.
Rp285.000
Kopi Past Crop adalah istilah yang digunakan untuk menyebut biji kopi hijau (green beans) dari hasil panen sebelumnya yang telah melewati periode penyimpanan optimal.
Berbeda dengan green beans dari panen yang lebih baru, kopi past crop dapat mengalami perubahan karakter selama penyimpanan. Perubahan tersebut dapat terlihat pada aroma, rasa, warna biji, kadar air, serta respons biji ketika melalui proses roasting.
Meskipun demikian, past crop bukan berarti biji kopi tidak dapat digunakan. Dengan penyimpanan yang tepat dan proses roasting yang disesuaikan, green beans past crop masih dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, terutama bagi roaster yang mempertimbangkan karakter kopi dan efisiensi biaya.
Kopi Past Crop ini memiliki karakter:
Profil tersebut memberikan karakter seduhan yang cenderung tebal dan kuat, dengan perpaduan rasa earthy, chocolate, dan nutty.
Body full/thick juga menjadi salah satu karakter yang dapat dipertimbangkan untuk menghasilkan seduhan dengan tekstur yang lebih kuat.
Dalam industri kopi, istilah past crop berkaitan dengan umur atau tahun panen green beans. Biji kopi yang telah disimpan lebih lama dari periode optimalnya dapat mengalami perubahan karakter dibandingkan green beans dari panen yang lebih baru.
Selama penyimpanan, kualitas green beans dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti:
Karena itu, kondisi aktual green beans past crop perlu dievaluasi sebelum proses roasting.
Green beans mengalami perubahan secara bertahap selama penyimpanan. Pada kopi yang telah menjadi past crop, beberapa perubahan yang mungkin ditemukan antara lain aroma yang lebih lemah, flavor yang kurang kompleks, serta perubahan tampilan fisik biji.
Namun, tingkat perubahan tersebut tidak selalu sama pada setiap produk. Kondisi penyimpanan dan kualitas green beans sejak awal turut menentukan kondisi biji ketika digunakan.
Untuk alasan tersebut, roaster sebaiknya melakukan sample roasting dan cupping sebelum membeli dalam jumlah besar.
Kopi Past Crop ini memiliki profil earthy, chocolate, dan nutty.
Karakter earthy memberikan kesan rasa yang dalam dan khas, sementara chocolate memberikan nuansa rasa yang lebih familiar. Karakter nutty melengkapi profil tersebut dengan kesan kacang-kacangan.
Dengan acidity medium-low dan body full/thick, kopi ini lebih menonjolkan tekstur serta rasa yang kuat dibandingkan karakter acidity yang cerah.
Kopi Past Crop ini berasal dari kawasan Dataran Tinggi Batak dan Dataran Tinggi Gayo.
Kedua wilayah tersebut merupakan kawasan penghasil kopi di Sumatera dengan kondisi geografis dataran tinggi yang mendukung budidaya kopi.
Origin menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap karakter green beans. Namun, karena produk ini merupakan past crop, karakter akhir juga sangat dipengaruhi oleh umur panen dan kondisi penyimpanan setelah kopi diproses.
Kopi Past Crop dapat menjadi pilihan bagi roaster yang ingin mengeksplorasi green beans dengan karakter earthy, chocolate, dan nutty.
Karena green beans telah mengalami penyimpanan lebih lama, profil roasting mungkin perlu disesuaikan dengan kondisi aktual biji. Oleh sebab itu, sample roasting menjadi langkah penting untuk mengetahui bagaimana biji merespons panas dan menentukan profil roasting yang paling sesuai.
Roaster juga dapat mengevaluasi hasil seduhan melalui cupping sebelum menentukan profil produksi dalam jumlah besar.
Sebelum membeli Kopi Past Crop, beberapa parameter sebaiknya diperiksa:
Dengan evaluasi tersebut, pembeli dapat mengetahui kondisi aktual produk dan menyesuaikan ekspektasi terhadap hasil roasting.
| Spesifikasi | Detail |
| Nama Produk | Kopi Past Crop Green Beans |
| Jenis | Green Beans |
| Origin | Dataran Tinggi Batak / Gayo |
| Aroma | Segar, Kacang-Kacangan |
| Flavor | Earthy, Chocolate, Nutty |
| Acidity | Medium-Low |
| Body | Full/Thick |
| Moisture | Maks. 13% |